MI dalam ajang POPDA tingkat kecamatan membuktikan bisa bersaing dengan mengondol beberapa Cabor Juara 1

Redaksi

 

Foto : saat pelaksanaan cabor lari 60 Meter



FAKTAJURNAL.COM BANJARNEGARA - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) adalah ajang kompetisi olahraga tahunan untuk pelajar tingkat usia SD / MI di kecamatan Wanayasa, POPDA tersebut berlangsung selama 6 hari.

Di ajang POPDA Kecamatan Wanayasa kali ini tidak melombakan semua Cabor karena terbentur dari Fasilitas dan kemampuan, sehingga hanya mengeluarkan 7 cabang olahraga yang di lomba kan mulai dari atletik 7 nomer, Volly, Takrau, Silat, Tenis Meja, Bulutangkis dan Catur., Acara tersebut di ikuti 28 SD dan 16 MI se Kecamatan Wanayasa.

Keikutsertaan Madrasah Ibtidaiyah (MI) terbilang baru tahun ini bergabung dalam ajang POPDA di tahun sebelumnya MI tidak masuk dalam daftar perlombaan.

MI dalam ajang POPDA tingkat kecamatan membuktikan bisa bersaing dengan mengondol beberapa Juara 1 di Cabang olahraga Tenis meja Juara 1 Tungal Putra, Tri Lomba (Lari 60 Meter, Tolak Peluru, Lompat Jauh) dari MI Jomblang, Bulutangkis Juara 1 Renanda Eza Febrian (Tunggal Putra) asal MIM Pagondangan.





Gunardi Kepsek MIM Pagondangan saat wawancara dengan pihak media, pada Kamis (07/05/2026).
 menyampaikan, rasa syukur dan bangga karena pada tahun ini madrasah kami untuk pertama kalinya dapat berpartisipasi dalam kegiatan POPDA.Tahun- tahun lalu Madrasah di Kecamatan Wanayasa hanya bisa mendengar kegiatan POPDA. Ini merupakan langkah awal yang sangat berarti dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang olahraga.


Kami berharap keikutsertaan ini tidak hanya berhenti di tahun ini saja, tetapi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih matang dan hasil yang semakin membanggakan.

Di sela kegiatan, Dani Anggana Sekretaris panitia POPDA Kecamatan Wanayasa mengatakan, event POPDA ini sebagai wadah penjaringan bibit atlet prestasi siswa di bidang olahraga.

Dalam penyelenggaraan POPDA di wilayah atas seperti ini kurang begitu maksimal, di karenakan Fasilitas kurang begitu memadahi mulai dari lapangan, tempat dan alat peraga lain kurang dari nilai standar. Tapi hal ini tidak membuat surut atau patah semangat kami untuk terus mencari bibit muda yang berprestasi di cabang olahraga.

Dari seleksi tingkat Kecamatan, akan di teruskan berjenjang ke tingkat Kabupaten di bulan Juni, saya berharap "semoga Wanayasa bisa mengirimkan siswa prestasi ke jenjang Provinsi". Ujarnya
(Aan).


3/related/default