Penyerahan bantuan aspirasi dari anggota Komisi IV DPR RI, KH. Darori Wonodipuro alat mesin pertanian ( Alsintan) kepada kelompok tani Kab. Banjarnegara

Redaksi

 



FAKTA JURNAL.COM BANJARNEGARA—Para petani di Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) serta program perbaikan jalan sawah. Bantuan aspirasi dari anggota Komisi IV DPR RI, KH. Darori Wonodipuro tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani di Pendapa Dipayudha Adigraha, Senin (29/6/2026).


Darori Wonodipuro menjelaskan, bahwa bantuan yang dibawa ke Banjarnegara dirancang komprehensif untuk menyokong ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Tidak hanya berfokus pada sektor padi sawah, bantuan juga menyasar sektor perikanan dan kehutanan produktif.


"Bantuan ini lengkap di Banjarnegara, mulai dari alat tanam, olah tanah, sampai panen dan pengolahan hasil. Kita juga berikan bantuan perikanan (lele dan nila) serta bibit pohon produktif seperti durian, pete, jengkol, dan nangka untuk penghijauan daerah rawan longsor," kata Darori.


Selama 12 tahun mengabdi di Dapil Jawa Tengah VII (Purworejo, Purbalingga, Banjarnegara), mantan Dirjen Kementerian Kehutanan ini tercatat telah mengalirkan aspirasi senilai total Rp.3 triliun dalam bentuk fisik, mulai dari peralatan, jalan, hingga layanan sosial.


Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Tanaman Pangan Banjarnegara, Firman Sapta Adi, menjabarkan bahwa total ada 32 titik lokasi yang tersebar di wilayah Banjarnegara yang menerima manfaat pada penyerahan kali ini. Bantuan dialokasikan melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) agar pemanfaatannya bisa digilir secara adil kepada seluruh petani yang membutuhkan.


Secara rinci, distribusi bantuan Tahun Anggaran 2026 ini meliputi 4 unit traktor roda 4 dan 4 unit traktor roda 2 untuk optimalisasi olah tanah sawah. Guna percepatan tanam padi, dialokasikan pula mesin tanam (transplanter) di 8 titik. 




Selain itu, sektor irigasi sawah dan hortikultura diperkuat dengan bantuan pompa air atau perpompaan di 10 titik. Tak kalah krusial, program baru berupa Jalan Usaha Tani (JUT) juga digulirkan guna menggenjot efisiensi transportasi pasca-panen.

Firman juga mengungkapkan, bahwa mekanisasi pertanian lewat bantuan traktor dan transplanter ini menjadi jawaban krusial atas merosotnya minat generasi muda pada sektor budidaya padi sawah.


Selain Alsintan, program Jalan Usaha Tani (JUT) yang digulirkan tahun ini dinilai menjadi kunci penguat daya tawar petani di hadapan tengkulak. Dengan akses jalan yang memadai, kendaraan pengangkut bisa langsung ke lahan, mempercepat proses distribusi agar komoditas hortikultura tidak membusuk, sekaligus memangkas ongkos angkut yang tinggi.


Sementara itu Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian besar Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Komisi IV DPR RI.


"Harapan ke depan agar para petani bisa mencapai swasembada pangan seperti yang dicita-citakan Indonesia. Dukungan support alat ini dipastikan akan mendongkrak produktivitas pertanian di Banjarnegara secara signifikan," kata Bupati.


Dampak instan bantuan ini turut diamini oleh Kepala Desa Pagergunung, Kecamatan Wanayasa, Amin Supriyono. Desanya menerima 1 unit pompa sedot air (alkon) yang sangat vital bagi kawasan pegunungan saat musim kemarau.


"Di tempat kami air susah kalau kemarau, harus mengambil dari bawah pemukiman. Alkon ini sangat membantu petani untuk menyiraman tanaman, bahkan multifungsi bisa dipinjam masyarakat untuk menguras sumber air bersih saat warga membutuhkan," katanya.*** (red).

3/related/default