![]() |
| Foto : Jurnalis Fj saat acara berlangsung |
FAKTAJURNAL.COM BANJARNEGARA - H. Rofik Hananto Anggota DPR RI Komisi XIII bekerja sama dengan BPIP (Badan Penguatan Ideologi Pancasila) dan Pemkab Banjarnegara mengelar acara sosialisasi Penguatan Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila, hal ini untuk menyiapkan relawan sebagai motor penggerak dan teladan dalam merawat nilai-nilai luhur bangsa, memperkuat toleransi, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Acara ini berlangsung di Hotel Central Jl. Mayjend Pandjaitan No. 23- 25 Banjarnegara pada Sabtu (15/08/2026).
Acara tersebut di hadiri oleh Bupati Banjarnegara dr. Amelia Desiana, anggota DPR Banjarnegara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Dedi Suromli S.Pd, H Achmad Salabi, Hj Sri Rusupiati, dan Edi Santosa, , kepala Inspektorat Banjarnegara Drs. Agung Yusianto, M.Si., CGCAE., Pengurus DPD Partai PKS serta Ratusan Kader PKS Kabupaten Banjarnegara.
Salah satu tujuan di gelarnya acara sosialisasi ini adalah menjadikan relawan sebagai ujung tombak dalam menyebarkan semangat kebajikan dan solidaritas sosial, serta membangun ketahanan masyarakat serta melawan paham radikalisme dan perpecahan.
Mentransformasikan pemahaman Pancasila dari sekadar diskusi formal menjadi aksi nyata di lingkungan sekitar.
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana dalam pidato menyampaikan ideologi pancasila sering kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat maupun bertetangga.
Bupati Amelia Desiana berharap, semua peserta yang hadir dalam kegiatan ini menjadi duta di wilayahnya masing - masing untuk menyampaikan apa yang harus kita pertahankan dari Pancasila dan apa yang dapat dilaksanakan di kehidupan sehari-hari .
Sementara itu, Anggota DPR-RI komisi XIII H. Rofik Hananto. S.E menuturkan, pemahaman ideologi pancasila pada masa sekarang sudah mulai terkikis dengan masuknya budaya asing, terutama masuknya ideologi asing dan transnasional yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.Disrupsi Digital: Penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, serta radikalisme di media sosial.
Rofik Hananto juga menegaskan pentingnya topoh seliro dan gotong royong sebagai watak bangsa kita ini jangan sampai tergerus dengan nilai moderenisasi, karena kita berasal dari jati diri bangsa yang beragam.
Lanjutnya, kita akan menguatkan kembali sesuatu hal yang penting bagi kita yakni Ideologi dan falsafah hidup bangsa Indonesia sebagai bagian dari kristalisasi, hasil perjuangan para pahlawan kita, konsesus bersama para pemimpin bangsa ini, konsesus pendiri bangsa ini, sepakat, satu kata, yakni Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia.
Seperti diketahui Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan beragam budaya, suku bangsa dan bahasa, tapi Alhamdulillah dengan Rahmat dan kuasanya, kita dapat melewati berbagai rintangan sehingga menjadi bangsa yang bersatu arah dan tujuan serta cita cita menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera bukanlah pekerjaan mudah seperti membalikan telapak tangan, tetapi pekerjaan besar yang perlu didukung dan disengkuyung bareng oleh semua masyarakat mulai dari para ulama, tokoh pejuang dan pemimpin bangsa
"Satu falsafah yang menyatukan bangsa ini adalah Pancasila. berisi lima.butir Pancasila adalah sebuah sila sila yang disepakati dan konsesuskan bersama dan menjadi kesepakatan besar bangsa ini yakni Pancasila." Ujarnya.


