peresmian Pasar Ikan Lengkong di Kecamatan Rakit oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI

Redaksi





FAKTA JURNAL. COM BANJARNEGARA – Kabupaten Banjarnegara semakin mengukuhkan posisinya sebagai "pemain kunci" dalam peta perikanan nasional. 


Hal ini ditandai dengan peresmian Pasar Ikan Lengkong di Kecamatan Rakit oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada Sabtu (14/2/2026).


Pasar yang dibangun dengan dukungan pemerintah pusat ini diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli biasa, melainkan barometer distribusi perikanan air tawar serta pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut..


Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI, Erwin Dwiyana, menyatakan bahwa Banjarnegara memiliki potensi benih nila yang sangat luar biasa, mencapai 2,5 miliar ekor per tahun. 



Angka ini menjadi modal vital untuk mendukung program prioritas Presiden RI.


"Potensi ini sangat besar untuk memasok program budidaya ikan nila salin seluas 20.000 hektar yang sedang dikembangkan di kawasan Madura dan Pantura. Karena di wilayah nila salin pembibitan tidak bisa dilakukan, maka Banjarnegara hadir sebagai pemasok utamanya," ujar Erwin usai peresmian.


Erwin berharap Pasar Lengkong bisa menjadi contoh atau barometer bagi pasar ikan lainnya. Ke depan, pasar ini tidak hanya beroperasi pada hari pasaran tertentu (seperti Wage), tetapi juga melayani ikan konsumsi secara rutin hingga potensi ikan hias.


"Kami juga melengkapi fasilitas ini dengan ruang penanganan dan pengolahan ikan. Jadi, ikan yang dijual bisa dalam bentuk yang sudah bersih durinya atau bahkan fillet, sehingga nilai ekonomisnya lebih tinggi," tambahnya.


Senada dengan pemerintah pusat, Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyambut optimis peresmian ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menangkap peluang dari kebijakan kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.


"Kami mengapresiasi perhatian pemerintah pusat. Banjarnegara akan kita jadikan sentra bibit nasional. Tujuannya jelas, agar masyarakat pembudidaya kita bisa naik kelas secara ekonomi," tegas dr. Amalia.


Selain fungsi ekonomi, Pasar Ikan Lengkong juga diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata berbasis perikanan. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan stok ikan bagi kebutuhan domestik maupun nasional.


Strategi Pengendalian HargaSelain sebagai pusat pemasaran, pasar ini akan berfungsi sebagai pusat data untuk pencatatan harga dan pemantauan stok. Hal ini diharapkan dapat memitigasi fluktuasi harga di pasar, sehingga baik pembudidaya maupun konsumen tetap mendapatkan harga yang adil.


Dengan diresmikannya Pasar Ikan Lengkong, Kabupaten Banjarnegara kini resmi memegang peran strategis sebagai "hulu" bagi industri perikanan nasional, sekaligus menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Jawa Tengah.(red)

3/related/default