FAKTAJURNAL. COM BANJARNEGARA - Rutusan santri dari berbagai pesantren yang berada di naungan Muhammadiyah padati MBS Wanayasa, guna mengikuti Jambore Pesantren Muhammadyiah se Kabupaten Banjarnegara 2026, acara tersebut merupakan acara rutin yang di adakan oleh Muhammadiyah, bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pondok pesantren, acara kali ini di laksanakan di lapangan pondok pesantren Muhammadyiah Boarding School (MBS) Wanayasa, pada Minggu pagi (14/06/2026).
Acara di hadiri oleh ratusan siswa-siswi pesantren Muhammadiyah yang tersebar se kabupaten Banjarnegara serta pengurus PDM (pimpinan Daerah Muhammdiyah) Banjarnegara., Camat Wanayasa Sri Wahjuni, SE., Anggota Koramil 17/Wanayasa.
upacara pembukaan Jambore pesantren Muhammdiyah di pimpin oleh Drs, Sobri Ketua PDM Banjarnegara, dalam sambutannya Sobri menyampaikan Jambore ini adalah sebuah bentuk penguatan ukhuwah dan pembentukan karakter siswa, serta pengenalan kepada semua santri dan siswa penting kebersamaan dalam wadah Muhammadiyah.
Ia menegaskan, para santri harus punyai kedisiplin dan Kemandirian, untuk melatih tanggung jawab di segala aspek kemasyarakatan dan kemandirian dalam segala hal, serta tanamkan semangat pantang menyerah dan jiwa berkemajuan sebagaimana nilai-nilai yang selalu diajarkan dalam Persyarikatan Muhammadiyah.
Direktur MBS ( Muhammadyiah Boarding School) Wahyudin sebagai Ketua Panitia, dalam sesi wawancara mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin tiap tahun di adakan, kebetulan hari ini MBS Wanayasa selaku tuan rumah. Ajang ini merupakan sebagai peningkatan kompetensi siswa, dalam menumbuhkan ukhuwah sesama siswa di kalangan pesantren Muhammadiyah.
Ia menambahkan, Dalam kegiatan Jambore pesantren ini untuk menambah semarak acara, juga terdapat 8 lomba antara lain, PBB, Hafalan Qur'an, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Pemahaman Al Qur' an, Baca kitab Gundul.
Dalam kesempatan itu, Camat Wanayasa Sri Wahjuni, SE., terlihat hadir di acara tersebut memberikan apresiasinya terkait kegiatan Jambore pesantren Muhammadiyah sebagai langkah peningkatan kapasitas siswa, terutama kegiatan positif seperti ini Jadikan momen ini untuk mengasah keterampilan, memperkuat kerja sama tim, dan membuktikan bahwa santri adalah generasi yang siap membangun bangsa. Tunjukkan akhlakul karimah, jaga kebersihan, dan saling tolong-menolong selama kegiatan berlangsung.
"santri santri ini adalah generasi penerus kita kelak, Seorang santri sejati harus tangguh, siap beradaptasi, dan menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat." Ujarnya.
(Aan).


