FAKTA JURNAL. COM BANJARNEGARA - Senin, 18 Mei 2026, ditemukan mayat laki laki di Gunung jaran Dusun Beji Wetan, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, Sesosok mayat di tersebut ditemukan oleh 2 warga, Roso Sanrohmat dan Bpk Misno saat berteduh sebuah Gubug setelah aktivitas merumput, mayat tersebut dengan kondisi tinggal kulit tengkorak kepala sudah terkelupas, dibawah rumput ilalang dan belum di ketahui kondisi badan, penemuan mayat tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.
kemudian Bpk Roso Sanrohmat dan Bpk Misno pulang dari hutan dan langsung Melaporkan pemuan mayat tersebut ke Kadus Beji (Sukirman). Di ketahui indentitas mayat tersebut bernama Dardi , Laki - Laki, Umur : 48 Tahun, Alamat : Dusun Beji Wetan, RT 3, RW 4, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, pada saat masih hidup terkonfirmasi Memiliki Gangguan jiwa berdasarkan data ODGJ dari Puskesmas Pandanarum, di kabarkan hilang pada 6 bulan yang lalu.
Menurut keterangan dari Sigit Indra Krisnanto
Sekretaris Kecamatan Pandanarum, setelah mendapat informasi dari warga yang menemukan mayat tersebut, kita lakukan koordinasi dengan beberapa pihak yang terkait, untuk melakukan tindakan evakuasi.
Mulai dari Polsek, Koramil, Pemerintah Kecamatan dan Lintas sekolah Instansi Terkait, dari hasil koordinasi langsung di lakukan tindakan Evakuasi oleh Relawan dan Warga Masyarakat Setempat, pemberangkatan tim Evakuasi pada pukul 19.30 WIB di bagi menjadi 3 regu dengan jumlah 33 personil, 1 regu terdiri dari 11 personil di tambah 2 personil bantuan dari Kalibening dengan membawa peralatan Evakuasi sesuai SOP yg di sediakan dari Puskesmas Pandanarum dan Relawan lain, perjalanan tempuh Tim Evakuasi selama -+ 4 jam pulang pergi.
Lanjut Sigit, setelah mayat berhasil di evakuasi dan di bawa pulang, untuk pemeriksaan lebih lanjut, Pihak Polsek di bantu Puskesmas Pandanarum melakukan pemeriksaan, dari hasil pemeriksaan menyatakan bahwa mayat tersebut adalah benar atas nama Dardi Warga Beji Wetan yang di informasikan hilang 6 bulan yg lalu, Tdk ada indikasi kekerasan dll, Kondisi mayat Tulang Belulang yang terpisah menjadi beberapa bagian.
"pihak keluarga Menerima bahwa penemuan mayat tersebut murni Musibah, penutupan Operasi Evakuasi Jenazah di tutup pukul 22.30 dilanjutkan Pemakaman hingga pukul 23.00 WIB." Ujar Sigit.,
(Aan).


