Pelepasan siswa SDN II Ambal 2026, bersama acara pisah sambut Kepala Sekolah baru

Redaksi

 




FAKTAJURNAL.COM BANJARNEGARA - Pelepasan siswa SDN II Ambal kelas VI tahun 2026 dan pisah sambut Kepala Sekolah SDN II Ambal di warnai dengan rasa senang, bahagia dan isak tangis yang mengharukan dengan pisah sambut kepsek baru, acara tersebut di laksanakan di aula SDN II Ambal, pada Rabu (17/06/2026).

Siswa yang lulus dari SDN II Ambal sebanyak 11 siswa, dan bersamaan dengan acara pisah sambut kepala Sekolah baru, kepala Sekolah yang sebelumnya di jabat oleh Suririn di gantikan Yuniartin yang saat ini masih  menunaikan ibadah Haji, untuk sementara waktu di ampuh oleh Paidi yang menjabat Kepala Sekolah SDN Karangkobar II.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto kades Ambal, dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa untuk meneruskan ke SMP saat ini ada beberapa jalur, jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur afermasi, di Jalur afirmasi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) adalah jalur pendaftaran khusus untuk calon siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas. Jalur ini memiliki kuota minimal 15% dari total daya tampung sekolah dan memberikan kesempatan lebih besar karena tidak bergantung pada batasan zonasi wilayah.





Dalam Jalur tidak mampu ini tidak semua harus semua minta keterangan SKTM ( Surat Keterangan Tidak Mampu) dari data yang di input sesuai dengan Desil, karena mulai Desil 6 di nyatakan mampu, sedangkan di bawa Desil 5 bisa mengajukan SKTM di kantor Desa.

Lanjut Supri, Saya berharap yang lulus Kelas VI harus melanjutkan ke jenjang SMP karena pendidikan harus di tempuh, ada sebuah hadist mengatakan kejarlah ilmu sampai ke negeri china, artinya, carilah ilmu sejauh mungkin dan untuk mencapai cita-cita kalian semua.

" Prestasi yang kamu capai saat ini terus di pupuk lagi, semoga di SMP nanti bisa lebih maju, jangan pernah lelah untuk meraih sukses. " Ujarnya.

Acara di lanjutkan dengan pemberian bantuan beberapa siswa yang berprestasi, bantuan berasal dari Sumaryo ketua komite sekolah dan Supriyanto Kades Ambal, bantuan tersebut sebagai bentuk suport agar tetap konsisten berprestasi.

Paidi, S.Pd. menanggapi acara pelepasan siswa kelas VI ini, bersamaan dengan pisah sambut Kepala Sekolah, jadi ini adalah momen luarbiasa, karena jarang terjadi, tadi saat acara inti anak anak terlihat bahagia, senang. Tapi begitu perpisahan dengan kepsek banyak yang meneteskan air mata karena terharu.

"Di lingkungan sekolah itu beraneka ragam, ada yang seneng guru si A karena baik, ada yang senang si B karena disiplin dan sebagainya, jadi momen kebersamaan selama di sekolah terjalin baik antara anak dan orangtua, ibaratnya seperti itu." Ungkap nya

Jadi momen perpisahan seperti membawa emosional tersendiri larut dalam suasana sedih, karena bisa di katakan mereka sudah selama 6 tahun bersama ibu, bapak guru di sekolah, jelas ada momen manja mereka saat kelas 1 , 2 dan 3.

Paidi juga berpesan, teruslah belajar setinggi tinggi nya agar cita cita kalian semua tercapai bisa membahagiakan kedua orang tua kalian semua.

(Aan) 

3/related/default