Kebumen, Faktajurnal.com- Jembatan Presisi di Dukuh Bandung Kidul, Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, resmi digunakan kembali setelah diperbaiki oleh Polres Kebumen. Jembatan yang melintasi Sungai Kedung Bener itu kini menjadi akses yang lebih aman bagi warga dan pelajar, Rabu (25/2/2026).
Sebelumnya, kondisi jembatan dinilai membahayakan. Alas papan kayu yang lapuk dan longgar membuat permukaan bergoyang saat diinjak. Bagian sisi selatan juga licin sehingga beberapa warga sempat terpeleset.
Mulyadi, karyawan SDN 2 Bandung, mengatakan orang tua kerap merasa waswas saat anak-anak melintas. Jika diinjak, papan bergerak seperti hendak terlepas.
Jembatan sepanjang sekitar 46 meter dengan lebar 1,7 meter itu menjadi akses vital bagi warga Desa Bandung, Tanahsari, hingga sebagian Kecamatan Alian. Tanpa jembatan tersebut, warga harus memutar hingga sekitar dua kilometer.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan perbaikan dilakukan dengan mengganti struktur besi serta alas papan kayu menjadi plat bordes agar lebih kuat dan aman.
"Semoga jembatan ini memberi manfaat besar bagi masyarakat," ujarnya.
Bupati Kebumen menyebut perbaikan tersebut sangat membantu aktivitas warga, terutama untuk akses sekolah, ibadah, dan kegiatan ekonomi. Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga jembatan dan bergotong royong jika terdapat kerusakan kecil.
Kepala Desa Bandung Arif menambahkan, jembatan yang dibangun sejak 1994 itu hampir satu dekade tidak mengalami perbaikan signifikan.
Peresmian turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Kejaksaan, dan Kodim 0709 Kebumen. Dalam kesempatan itu, sebanyak 30 siswa SDN 1 dan SDN 2 Bandung menerima bantuan tas, sepatu, dan perlengkapan sekolah.
(Slh).


